NASI BUWUHAN, MAKANAN KHAS BOJONEGORO


Nasi Buwuhan, atau di Bojonegoro lebih dikenal dengan sebutan Sego Buwuhan, merupakan makanan khas dari Bojonegoro yang biasanya terdiri dari nasi putih, mie goreng, sayur nangka muda dan tahu, serta satu daging tusuk. Nasi putih dipisah dengan lauk dan sayurnya, lalu masing-masing dibungkus menggunakan daun jati.

Nasi Buwuhan ini meski sederhana, namun  terasa sangat nikmat. Apalagi bila kita menyantapnya bersama-sama. Aroma daun jatinya sungguh memberikan aroma dan cita rasa yang khas. Satu? mana cukup!

Bojonegoro sebagai daerah asal olahan ini berhasil menciptakan sejarah sekaligus memecahkan rekor MURI, atas terselenggaranya pesta rakyat yang menyajikan kurang lebih 26 ribu bungkus Nasi Buwuhan. Pemecahan rekor sendiri dihadiri dan disaksikan langsung oleh salah satu 'chef' kondang di Indonesia, Chef Juna.

26 ribu bungkus nasi buwuhan tersebut berasal dari seluruh Desa melalui setiap Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Hal itu menggambarkan bahwa, Nasi Buwuhan telah yang menjangkau seluruh wilayah di Bojonegoro.

Kok bisa? Tentu saja bisa, karena nasi buwuhan umumnya digunakan masyarakat Bojonegoro sebagai oleh-oleh ketika Hajatan. Satu porsi nasi buwuhan lengkap dengan lauk dan sayurnya diberikan kepada tamu wanita untuk dibawa pulang dari hajatan.

Maka dari itu, rasanya memang pantas bila Nasi Buwuhan dinobatkan sebagai makanan khas dari Bojonegoro.

Comments

Popular posts from this blog

5 JEMBATAN PALING TERKENAL DI BOJONEGORO SEBELUM BERDIRINYA JEMBATAN TRUCUK - BOJONEGORO

PATUNG LETTU SOEJITNO, DAN TITIK NOL BOJONEGORO

JEMBATAN TRUCUK BOJONEGORO BERNAMA JEMBATAN SOSRODILOGO, KOK BISA?